<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313</id><updated>2011-04-22T06:30:29.685+07:00</updated><category term='Hancurnya Kapitalisme'/><category term='Pendidikan Anak'/><category term='Umat Islam'/><category term='Khilafah'/><title type='text'>Kekuatan Berpikir</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-7363965802119783508</id><published>2008-10-07T21:30:00.000+07:00</published><updated>2008-10-07T21:30:07.327+07:00</updated><title type='text'>MENGEMBALIKAN UMAT ISLAM MENJADI KHAYRU UMMAH DENGAN SYARIAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/mengembalikan-umat-islam-menjadi-khayru.html#links"&gt;Kekuatan Berpikir: MENGEMBALIKAN UMAT ISLAM MENJADI KHAYRU UMMAH DENGAN SYARIAH&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-7363965802119783508?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/mengembalikan-umat-islam-menjadi-khayru.html#links' title='MENGEMBALIKAN UMAT ISLAM MENJADI KHAYRU UMMAH DENGAN SYARIAH'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/7363965802119783508/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=7363965802119783508' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/7363965802119783508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/7363965802119783508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/mengembalikan-umat-islam-menjadi-khayru_07.html' title='MENGEMBALIKAN UMAT ISLAM MENJADI KHAYRU UMMAH DENGAN SYARIAH'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-8484492058917844853</id><published>2008-10-07T21:29:00.000+07:00</published><updated>2008-10-07T21:29:07.722+07:00</updated><title type='text'>KHILAFAH DI DEPAN MATA</title><content type='html'>&lt;a href="http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/khilafah-di-depan-mata.html#links"&gt;Kekuatan Berpikir: KHILAFAH DI DEPAN MATA&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-8484492058917844853?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/khilafah-di-depan-mata.html#links' title='KHILAFAH DI DEPAN MATA'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/8484492058917844853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=8484492058917844853' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/8484492058917844853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/8484492058917844853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/khilafah-di-depan-mata_07.html' title='KHILAFAH DI DEPAN MATA'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-864927418008061809</id><published>2008-10-07T21:27:00.000+07:00</published><updated>2008-10-07T21:27:24.201+07:00</updated><title type='text'>Kekuatan Berpikir: KAPITALISME DI UJUNG TANDUK</title><content type='html'>&lt;a href="http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/kapitalisme-di-ujung-tanduk.html#links"&gt;Kekuatan Berpikir: KAPITALISME DI UJUNG TANDUK&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-864927418008061809?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/kapitalisme-di-ujung-tanduk.html#links' title='Kekuatan Berpikir: KAPITALISME DI UJUNG TANDUK'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/864927418008061809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=864927418008061809' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/864927418008061809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/864927418008061809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/kekuatan-berpikir-kapitalisme-di-ujung.html' title='Kekuatan Berpikir: KAPITALISME DI UJUNG TANDUK'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-5820553021197544103</id><published>2008-10-07T21:24:00.000+07:00</published><updated>2008-10-07T21:25:07.138+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hancurnya Kapitalisme'/><title type='text'>KAPITALISME DI UJUNG TANDUK</title><content type='html'>Kini Kapitalisme sedang menunggu kehancuran dirinya sendiri. Banyak bukti yang menunjukkan hal tersebut. Di antaranya:&lt;br /&gt;Pertama, Kapitalisme melahirkan ketidakadilan (inequality) atau kesenjangan ekonomi di tengah masyarakat. Tiga belas ribu keluarga terkaya di Amerika saat ini memiliki pendapatan yang sama dengan 20 juta orang penduduk paling miskin. Tiga belas ribu keluarga itu memiliki pendapatan 300 kali lipat dari pendapatan keluarga rata-rata. Di Indonesia, puluhan juta orang berpenghasilan kurang dari satu dollar atau sekitar Rp 9.200 per orang perhari. Tapi tidak sedikit orang yang untuk satu kali makan siangnya saja menghabiskan Rp 150.000.&lt;br /&gt;Kedua, Kapitalisme adalah sistem yang menjajah. Kapitalisme dunia hanya dapat mempertahankan hidupnya lewat eksploitasi yang dilakukan atas Dunia Ketiga. Dunia Ketiga, termasuk Indonesia, dijadikan sebagai daerah pinggiran (periphery) yang sangat bergantung pada, dan dieksploitasi oleh, kekuatan-kekuatan kapitalis negara-negara besar. &lt;br /&gt;Ketiga, Kapitalisme yang secara teoritis memberikan kesempatan sama (equality of opportunity) kepada setiap anggota masyarakat, dalam kenyataannya bersifat diskirminatif, bahkan rasis. Hanya mereka yang dekat kepada pusat kekuasaan saja yang lebih banyak mendapatkan akses informasi, modal, dan kesempatan. Diskriminasi juga berlanjut di bidang hukum. Dengan kekuatan dana yang dimiliki, para pemilik modal mampu membeli hukum. Akhirnya proses hukum tidak berjalan sebagai mana mestinya atas mereka. Lepasnya para konglomerat hitam pengemplang dana ratusan triliun rupiah dana BLBI adalah bukti yang sangat nyata.&lt;br /&gt;Keempat, semboyan Kapitalisme yang berupa “berproduksi untuk dapat berproduksi lebih besar” (to produce, to produce and to produce) menyebabkan keserakahan dan berkembangnya kehidupan yang materialistik. Akibat mementingkan produksi atas segala-galanya itu, kapitalisme pada umumnya merusak ekologi yang seharusnya dilestarikan. Polusi udara, sungai dan lautan, banjir dan longsor, sesungguhnya berasal dari keserakahan kapitalisme yang bernafsu menjalankan produksi tanpa batas. &lt;br /&gt;Kelima, Kapitalisme menciptakan pola hidup konsumeris. Hal ini melahirkan “masyarakat pembosan” (throw-away society). Manusia-manusia dalam masyarakat kapitalis tidak ada yang betah bergaul dengan barang-barangnya dalam tempo relatif lama. Kecenderungan ini juga menghinggapi kehidupan perkawinan mereka dengan gonta ganti pasangan. Hasilnya, di Austria orang bisa berganti pasangan 30 kali dalam setahun. Angka perceraian pun tinggi (throw-away marriage), praktek pelacuran, pornografi dan porno aksi berkembang. Di AS berdasarkan angka statistik nasional, 1,3 perempuan diperkosa setiap menitnya, dan 1.872 perhari —683.280 pertahun (Islam the Choice of Thinking Women). Di Amerika diperkirakan setiap hari terjadi 1,5 juta hubungan seks dilakukan dengan bayaran uang yang telah disepakati kedua belah pihak.&lt;br /&gt;Keenam, demi kepentingan ekonominya, kekuatan-kekuatan kapitalis selalu bersikap double-standard. Mereka bicara soal penentuan nasib sendiri dan demokrasi, tapi mereka mendukung penguasa diktator seperti Musharraf dan Karimov. Mereka berteriak tentang supremasi hukum dan perdamaian, namun faktanya mereka menjajah, menjarah dan membunuh di mana-mana. Di Irak saja lebih dari 650.000 jiwa dihabisi. Mereka seakan berbuat baik dengan menawarkan pemotongan hutang, tapi mereka menjerat leher dunia dengan IMF dan Bank Dunia. Mereka bicara pemberantasan korupsi, tetapi mereka menggelontorkan uang ratusan juta dollar kepada para penguasa di negeri-negeri Muslim untuk menelorkan undang-undang yang menguntungkan mereka. Mereka berbicara masalah HAM tapi mereka melakukan penyiksaan biadab di Guantanamo, Abu Ghraib, dan penjara-penjara rahasia. &lt;br /&gt;Semua itu menunjukkan, bahwa Kapitalisme di bawah pimpinan AS dan negara-negara Kafir penjajah lainnya, telah kehilangan otoritas moralnya untuk memimpin dunia. Realitas itu pun menggambarkan bahwa peradaban Kapitalisme telah memasuki kemunduran yang permanen. Melihat bukti-bukti kerusakan itu, sudah semestinya kita menghentikan sekarang juga sistem rusak buatan manusia itu. Kita perlu pengganti. Tidak ada solusi alternatif kecuali syariah! Dan syariah itu diterapkan oleh Khilafah, karena Khilafah pula satu-satunya yang mampu menyatukan umat Islam di seluruh dunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-5820553021197544103?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/5820553021197544103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=5820553021197544103' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/5820553021197544103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/5820553021197544103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/kapitalisme-di-ujung-tanduk.html' title='KAPITALISME DI UJUNG TANDUK'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-7383186535457852663</id><published>2008-10-07T21:23:00.000+07:00</published><updated>2008-10-07T21:24:29.860+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khilafah'/><title type='text'>KHILAFAH DI DEPAN MATA</title><content type='html'>Khilafah sudah ada di depan mata. Mengapa? &lt;br /&gt;Pertama, bangkitnya kesadaran umat secara menyeluruh, bukan hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia; bahwa mereka miskin, lemah dan tidak berdaya, karena mereka tidak bersatu dan terjajah, atau belum merdeka. Karena itu, kesadaran untuk bangkit dan merdeka pun menyeruak di mana-mana. Kapitalisme global telah menjadi musuh bersama umat, bahkan bukan saja umat Islam, tetapi juga seluruh umat manusia. &lt;br /&gt;Kedua, bangkitnya kesadaran umat Islam untuk kembali kepada agamanya. Ini bisa dilihat dari tingginya survei-survei yang dilakukan di negeri kaum Muslim, yang menggambarkan tingginya keinginan mereka untuk menerapkan syariah. Bahkan, mereka juga mendambakan kesatuan dunia Islam dalam satu negara Khilafah. Bukan hanya itu, maraknya syiar dan kegiatan keislaman yang dilakukan oleh seluruh kelompok umat Islam, bukan saja kalangan santri, tetapi juga berbagai kalangan lainnya. &lt;br /&gt;Ketiga, bangkitnya sentimen umat anti penjajah, juga membawa kesadaran baru mereka terhadap para antek dan komprador penjajah yang selama ini menjadi kakitangan mereka. Lebih jauh, juga ditunjukkan dengan ketidakpercayaan umat untuk tidak memilih mereka dalam proses pemilu, yang ditunjukkan dengan tingginya angka golput di hampir seluruh Pilkada. &lt;br /&gt;Pada sisi lain, Allah SWT telah berjanji kepada kita:&lt;br /&gt;وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْناً يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئاً وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ &lt;br /&gt;Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (TQS. An-Nur [24]: 55).&lt;br /&gt;Dan, Rasulullah saw. pun bersabda:&lt;br /&gt;«اِنَّ اللهَ زَوَى لِى الاَرْضَ فَرَاَيْتُهَا مَشَارِقَهَا وَ مَغَارِبَهَا وَ سَيَبْلُغُ مُلْكُ اُمَّتِى مَا زُوِيَ لِيْ مِنْهَا»&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah telah memperlihatkan kepadaku bumi ini hingga aku melihat ufuk timur dan ufuk baratnya. Dan kekuasaan umatku akan sampai pada apa yang telah diperlihatkan kepadaku. (HR. Muslim).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-7383186535457852663?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/7383186535457852663/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=7383186535457852663' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/7383186535457852663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/7383186535457852663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/khilafah-di-depan-mata.html' title='KHILAFAH DI DEPAN MATA'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-7049905531324127370</id><published>2008-10-07T21:21:00.001+07:00</published><updated>2008-10-07T21:23:47.844+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umat Islam'/><title type='text'>MENGEMBALIKAN UMAT ISLAM MENJADI KHAYRU UMMAH DENGAN SYARIAH</title><content type='html'>Umat Islam yang jumlahnya lebih dari 1,2 milyar bagaikan buih, banyak tapi tidak berdaya. Umat Islam juga bagaikan makanan yang dikerubuti dari berbagai penjuru oleh orang-orang lapar. Itulah kenyataan getir di hadapan kita semua. Mengapa itu bisa terjadi?&lt;br /&gt;Pertama, karena penguasa yang mendapatkan amanah untuk memimpin dan mengurusi kaum muslimin di berbagai negeri Islam justru malah memberikan loyalitasnya kepada negara-negara kafir imperialis. Bertahun-tahun keadaan itu terus berlangsung, dan hingga kini umat belum juga mampu menghentikannya. Akibat loyal kepada negara-negara kafir itu, menimbulkan ketergantungan dan bhakan penjajahan. Alih-alih kesejahteraan yang diperoleh, justru nestapa rakyatlah yang ada. Selain itu, secara imaniy, penyerahan loyalitas kepada kum kafir memang hanya akan mendatangkan kenestapaan, penyesalan dan kegagalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih. (Yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka Sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.&lt;br /&gt;(TQS An Nisaa : 138 – 139)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: "Kami takut akan mendapat bencana". Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu Keputusan dari sisi-Nya. Maka Karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka. (TQS. A; Ma’idah : 52)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, akibat ketakaburan umat Islam yang ditunjukkan dengan ditinggalkannya syariat Allah SWT dan dicampakkannya keteladanan Rasul. Sikap ini menyebabkan kekuatan, kebesaran, kehormatan dan kemuliaan Islam dan matnya lenyap. Sesungguhnya kehormatan, kewibawaan, kemuliaan serta kekautan Islam hanya mungkin didapat melalui penerapan dan ketundukkan total pada syariat Islam. Allah SWT sudah menegaskan, bahwa al ‘izzah hanyalah ada pada Allah SWT, Rasul dan kaum mukmin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berkata: "Sesungguhnya jika kita Telah kembali ke Madinah, benar-benar orang yang Kuat akan mengusir orang-orang yang lemah dari padanya." padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada Mengetahui. (TQS. Al Munafiqun : 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hal itu, agar umat Islam di seluruh dunia, khususnya di Indonesia, segera dapat lepas dari berbagai nestapa, maka marilah terus menerus melakukan takbir di seluruh bagian dari kehidupan, di dalam atau di luar masjid, di dalam atau di luar shalat, di tengah atau di luar ibadah mahdah, pendek kata di setiap saat dan tempat. &lt;br /&gt;Marilah menjauhkan diri dari sikap takabbur, yakni abai terhadap Qur’an dan syariat Allah dan malas memperjuangkannya. &lt;br /&gt;Selain menghindari takabur, harus bertekad pula untuk meningkatkan tasyakur kepada Allah SWT. Tasyakur yang benar adalah ketika kita menggunakan nikmat hidup kita untuk membesarkan asma Allah, menjunjung tinggi syari’atNya dan menyayangi hamba-hamba-Nya. &lt;br /&gt;Kita gunakan nikmat kekuasaan, kekayaan dan pengetahuan untuk sebesar-besarnya mewujudkan kehendak Allah SWT di muka bumi ini.&lt;br /&gt;Bila Anda orang kaya, Anda bertasyakur bila Anda gunakan kekayaan Anda di jalan yang halal saja, Anda serahkan sebagian rizki Anda untuk menolong orang miskin, membayar zakat, membiayai pendidikan dan kesehatan mereka, atau membiayai kegiatan dakwah dan perjuangan Islam.&lt;br /&gt;Bila Anda orang berilmu, Anda bertasyakur jika Anda sebarkan lmu Anda sehingga orang memperoleh manfaat. Memberi petunjuk kepada orang yang bingung dan memberi pengetahuan untuk orang yang bodoh. &lt;br /&gt;Bila Anda orang yang berkuasa, Anda bertasyakur bila Anda menggunakan kekuasaan dengan penuh amanah, melindungi yang lemah, menolak yang dzalim, membasmi yang batil dan menegakkan keadilan dan kebenaran sehingga ketika Anda meninggal, orang menangis karena kehilangan pemimpin yang mendatangkan nikmat buat mereka.&lt;br /&gt;Hanya dengan cara itu saja, kita bisa kembali menjadi umat terbaik yang dikeluarkan untuk seluruh manusia sebagaimana yang dikehendaki Allah SWT.&lt;br /&gt;Kemudian, secara operasional kiranya ada beberapa hal penting yang harus kita lakukan, antara lain :&lt;br /&gt;1. Terus menerus menumbuhkan kesadaran bahwa Islam adalah jalan hidup yang akan mengeluarkan seluruh manusia dari kegelapan dan segenap kerusakan hidup kepada cahaya dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Maka Islam adalah totalitas, bukan semata syiar-syiar ibadah ritual. Islam meliputi akidah dan syariat yang mengatur seluruh sisi hidup manusia agar tercapai rahmat bagi sekalian alam.&lt;br /&gt;2. Terus-menerus menumbuhkan kesadaran politik Islam dalam tubuh umat bahwa musuh-musuh Islam selalu melakukan tipu daya untuk menghancurkan keagungan Islam dan memperdaya umatnya. Maka harus ada tekad untuk tidak menyerahkan loyalitas kita kepada kaum kafir imperialis.&lt;br /&gt;3. Secara bersama-sama menyatukan barisan kaum muslimin agar tidak mudah terprovokasi dan terpecah belah oleh musuh serta terus menyuarakan penerapan syariat islam melalui jalan damai. Diyakini hanya syariat Islam sajalah yang mampu mewujudkan kesejahteraan bagi semua umat manusia baik muslim maupun non musli&lt;br /&gt;4. Menyatukan negeri-negeri muslim dalam kesatuan Daulah Khilatah Islamiyah serta menyampaikan hidayah lewat dakwah ke seluruh dunia&lt;br /&gt;Jika hal ini bisa dilakukan niscaya kegelapan jahiliyah yang saat ini menyelimuti kehidupan negeri-negeri muslim dalam berbagai bidang kehidupan akan digantikan oleh cahaya Islam yang membawa kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayanya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. Dialah yang Telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai. (TQS. At Taubah : 32-33)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-7049905531324127370?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/7049905531324127370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=7049905531324127370' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/7049905531324127370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/7049905531324127370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/mengembalikan-umat-islam-menjadi-khayru.html' title='MENGEMBALIKAN UMAT ISLAM MENJADI KHAYRU UMMAH DENGAN SYARIAH'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-7633191317851905466</id><published>2008-10-07T21:19:00.000+07:00</published><updated>2008-10-07T21:20:43.981+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan Anak'/><title type='text'>Mengetahui dan menguasai tentang Konsep Pendidikan Anak</title><content type='html'>Seorang ibu haruslah memiliki wawasan dan keilmuan yang tinggi. Ibu harus terus memperkaya dirinya untuk memahami perkembangan kondisi anaknya (baik aspek fisik, pikir dan nalurinya). Ia juga harus mengetahui konsep pendidikan anak sesuai dengan tahapan perkembangannya dan program-program yang wajib ia jalankan untuk memenuhi seluruh hak-hak anak-anaknya.&lt;br /&gt;Ada beberapa konsep pendidikan yang perlu dipahami oleh ibu dalam mendidik anak-anaknya sesuai dengan tahapan perkembangannya, antara lain :&lt;br /&gt;a. Bahwa setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda sehingga perlakuan atau metode pendekatan yang dipakai untuk masing-masing anak dalam proses pembelajarannya bisa jadi berbeda.&lt;br /&gt;b. Anak akan mengalami perubahan dengan pendidikan yang diberikan dan perubahan yang terjadi pada masing-masing anak tidak sama dan instan  tetapi bertahap, maka di sinilah diperlukan kesabaran dan tidak boleh membanding-bandingkan kemampuan anak.&lt;br /&gt;c. Anak usia dini merupakan masa emas, yang akan dengan cepat dapat menyerap informasi. Di sinilah diperlukan memasukkan pengajaran yang Islami sejak dini tanpa anak merasa terbebani (bermain sambil belajar). Dan kemudian berupaya mengkaitkan antara informasi yang satu dengan yang lain. Dengan kata lain merangsang proses berfikirnya. Semua aspek perkembangan saling berhubungan, sehingga ibu harus memiliki pengetahuan yang menyeluruh tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak, baik fisik, mental, maupun spiritualnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-7633191317851905466?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/7633191317851905466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=7633191317851905466' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/7633191317851905466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/7633191317851905466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2008/10/mengetahui-dan-menguasai-tentang-konsep.html' title='Mengetahui dan menguasai tentang Konsep Pendidikan Anak'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-778265940879745802</id><published>2007-12-17T11:35:00.000+07:00</published><updated>2007-12-17T11:35:46.445+07:00</updated><title type='text'>Saatnya Berkurban, Saatnya Berbagi</title><content type='html'>Mayoritas ulama dari kalangan sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in dan fuqaha menyatakan bahwa hukum qurban adalah sunah muakkadah. Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: ‘Wahai Rasulullah saw, apakah kurban itu?’ Rasulullah saw menjawab: “Kurban adalah sunahnya bapak kalian Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: ‘Apa keutamaan yang akan kami peroleh dengan kurban itu?’ Rasulullah menjawab: “ Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.” Mereka menjawab: ‘kalau bulu-bulunya?’ Rasulullah menjawab: “ Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan Ibn Majah]&lt;br /&gt;&lt;a href="http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/11/saatnya-berkurban-saatnya-berbagi.html"&gt;&lt;strong&gt;Selanjutnya....&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-778265940879745802?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/11/saatnya-berkurban-saatnya-berbagi.html#links' title='Saatnya Berkurban, Saatnya Berbagi'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/778265940879745802/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=778265940879745802' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/778265940879745802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/778265940879745802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/12/saatnya-berkurban-saatnya-berbagi.html' title='Saatnya Berkurban, Saatnya Berbagi'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-8191510436716446499</id><published>2007-12-17T11:14:00.000+07:00</published><updated>2007-12-17T11:16:34.917+07:00</updated><title type='text'>Seputar Idul Adha &amp; Berqurban</title><content type='html'>Idul Adha 1428 H segera kita jelang.&lt;br /&gt;Pemerintah Indonesia menetapkan Sholat Idul Adha 1428 dilaksanakan Kamis, 20 Desember 2007.&lt;br /&gt;Di belahan dunia lain, Pemerintah Arab Saudi telah memutuskan dan mengumumkan bahwa Selasa, 18 Desember 2007 adalah hari dilaksanakannya Wukuf di Arafah.&lt;br /&gt;Dengan demikian, hari Rabu 19 Desember 2007 adalah hari Raya Idul Adha 1428 H (tanggal 10 Dzulhijjah 1428 H).&lt;br /&gt;Perbedaan Penetapan Idul Adha, kembali terjadi !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/12/seputar-idul-adha-berqurban.html"&gt;&lt;strong&gt;Selanjutnya...&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-8191510436716446499?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/8191510436716446499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=8191510436716446499' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/8191510436716446499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/8191510436716446499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/12/seputar-idul-adha-berqurban_17.html' title='Seputar Idul Adha &amp; Berqurban'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-3163790379399886639</id><published>2007-12-17T11:10:00.000+07:00</published><updated>2007-12-17T11:29:57.662+07:00</updated><title type='text'>Larangan Menyewakan Tanah</title><content type='html'>Seorang pemilik tanah secara mutlak tidak boleh menyewakan tanahnya untuk pertanian, baik pemiliknya memiliki lahan dan kegunaannya sekaligus, ataupun hanya memiliki kegunaannya saja, artinya baik tanah tersebut statusnya usyriyah (tidak ada kewajiban membayar kharaj) maupun kharajiyah (wajib membayar kharaj karena adanya penaklukan negeri), baik sewanya berupa uang maupun yang lain. Begitu pula, ia tidak diperbolehkan untuk menyewakan tanah untuk pertanian dengan sewa yang berupa makanan ataupun yang lain, yang dihasilkan oleh pertanian tersebut, atau apa saja yang dihasilkan dari sana, sebab semuanya merupakan ijarah. Padahal menyewakan tanah untuk pertanian itu secara mutlak hukumnya haram. Di dalam shahih Bukhari dijelaskan, bahwa Rasulullah saw bersabda :&lt;br /&gt;“Siapa yang mempunyai sebidang tanah, hendaknya dia menanaminya, atau hendaknya diberikan kepada saudaranya. Apabila dia mengabaikannya, maka hendaknya tanahnya diambil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/12/larangan-menyewakan-tanah.html"&gt;&lt;strong&gt;Selanjutnya..&lt;/strong&gt; &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-3163790379399886639?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/3163790379399886639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=3163790379399886639' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/3163790379399886639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/3163790379399886639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/12/larangan-menyewakan-tanah_17.html' title='Larangan Menyewakan Tanah'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-5252742531310010266</id><published>2007-12-17T11:03:00.000+07:00</published><updated>2007-12-17T11:39:09.317+07:00</updated><title type='text'>Peran Majlis Ta'lim Dalam Mewujudkan Masyarakat Islam</title><content type='html'>Kerusakan masyarakat di sekitar kita dirasakan bertambah dari hari ke hari. Tindak kejahatan begitu menjamur sehingga media massa tidak pernah kehabisan berita kriminal setiap harinya. Korupsi, kolusi, suap, sudah menjadi perkara biasa di semua lapisan masyarakat, bahkan menjadi kejadian langka apabila tidak terjadi korupsi, kolusi dan suap. Perzinahan, pornografi dan pornoaksi begitu marak. Kasus narkoba terus meningkat, demikian juga angka pengidap HIV/AIDS.&lt;br /&gt;Begitu banyak bukti untuk mengatakan masyarakat kita sedang sakit parah. Sehingga harus ada upaya yang ditempuh untuk memperbaiki kondisi masyarakat saat ini. Karena bukankah Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sampai mereka mau mengubah nasib mereka sendiri (QS Ar Ra’du : 11) ?&lt;br /&gt;&lt;a href="http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/12/peran-majlis-talim-dalam-mewujudkan.html"&gt;&lt;strong&gt;Selanjutnya......&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-5252742531310010266?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/5252742531310010266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=5252742531310010266' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/5252742531310010266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/5252742531310010266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/12/kekuatan-berpikir-peran-majlis-talim.html' title='Peran Majlis Ta&apos;lim Dalam Mewujudkan Masyarakat Islam'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-4554906097321976561</id><published>2007-12-17T08:53:00.000+07:00</published><updated>2007-12-17T08:55:23.180+07:00</updated><title type='text'>Peran Majlis Ta'lim Dalam Mewujudkan Masyarakat Islam</title><content type='html'>Kerusakan masyarakat di sekitar kita dirasakan bertambah dari hari ke hari. Tindak kejahatan begitu menjamur sehingga media massa tidak pernah kehabisan berita kriminal setiap harinya. Korupsi, kolusi, suap, sudah menjadi perkara biasa di semua lapisan masyarakat, bahkan menjadi kejadian langka apabila tidak terjadi korupsi, kolusi dan suap. Perzinahan, pornografi dan pornoaksi begitu marak. Kasus narkoba terus meningkat, demikian juga angka pengidap HIV/AIDS.&lt;br /&gt;   Begitu banyak bukti untuk mengatakan masyarakat kita sedang sakit parah. Sehingga harus ada upaya yang ditempuh untuk memperbaiki kondisi masyarakat saat ini. Karena bukankah Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sampai mereka mau mengubah nasib mereka sendiri (QS Ar Ra’du : 11) ?&lt;br /&gt;   Sebagai muslim, tentunya kita menginginkan perubahan masyarakat yang rusak saat ini menjadi masyarakat Islam. Kaum muslimin harus diselamatkan dari kehinaan yang mereka alami dengan cara mengajak mereka untuk berjuang menegakkan syariat islam di bawah naungan Daulah Khilafah yang dapat menjamin kesejahteraan hidup di dunia dan tentu saja kebahagiaan hidup di akhirat. &lt;br /&gt;   Majlis Ta’lim sebagai lembaga non formal di masyarakat merupakan sarana yang sangat potensial untuk menyampaikan dawkah Islam dan membina masyarakat. Jumlahnya amat banyak, hampir tersebar di seluruh provinsi, kabupaten/kota, bahkan hingga ke tingkat RW dan RT sekalipun. Majlis Ta’lim ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat mulai dari masyarakat kelas atas, kelas menengah hingga kelas bawah.&lt;br /&gt;Majlis Ta’lim juga merupakan wadah pembinaan yang potensial, karena di dalamnya terdapat para muslimah yang dengan niat ikhlas Lillaahi ta’ala siap untuk mendengarkan “wejangan: dan menambah pemahaman ajaran Islam. Kesiapan diri seperti ini dan juga kehadiran rutin mereka memungkinkan pengemban dakwah (para da’i/da’iyah) untuk dapat mengubah pemahaman dan perilaku mereka secara berkesinambungan.&lt;br /&gt;   Agar majlis ta’lim dapat menjadi wadah pembinaan umat menuju masyarakat Islam, majlis ta’lim tidak boleh dijalankan sebagai sebuah aktivitas rutin belajar-mengajar tanpa arah dan tujuan yang jelas. Seharusnya majlis ta’lim bertujuan :&lt;br /&gt;1. Mengokohkan aqidah (keimanan) pesertanya &lt;br /&gt;2. Menjadikan pesertanya sebagai pribadi yang selalu terikat dengan syari’at islam dalam kehidupan kesehariannya&lt;br /&gt;3. Menjadikan pesertanya sebagai ibu yang mendidik anaknya dengan baik, sehingga menjadi kader umat yang berkualitas&lt;br /&gt;4. Menjadikan pesertanya sebagai pejuang penegakkan syari’at dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Untuk mencapai tujuan-tujuan di atas, maka haruslah majlis ta’lim dikelola dengan sungguh-sungguh. Mulai dari mempersiapkan materi yang akan disajikan, pemberi materi dan metode penyampaian yang tepat sehingga mudah bagi peserta majlis ta’lim untuk menerima materi sebagai pemahaman yang berpengaruh dalam perilaku mereka.&lt;br /&gt;Materi pokok yang diajarkan dalam majlis ta’lim ini semestinya mencakup: aqidah islam, hukum-hukum syara’ untuk individu, hukum syara’ dalam pendidikan anak dan fiqih siyasi Islam dalam konteks kekinian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Dari sisi pemberi materi, maka pemberi materi dalam majlis ta’lim haruslah orang-orang yang:&lt;br /&gt;a. Memiliki aqidah Islam yang kuat, &lt;br /&gt;b. Memiliki ilmu dan wawasan yang cukup dan mau terus belajar dan terbuka untuk mengembangkan ilmu dan wawasannya tersebut, &lt;br /&gt;c. Menguasai metode mengubah perilaku manusia, &lt;br /&gt;d. Sabar dan tawakal dalam mengubah perilaku madh’unya &lt;br /&gt;e. Dapat memberi tauladan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sifat dari pengajaran dalam majlis ta’lim haruslah berupa pembentukan perilaku, tidak hanya bersifat transfer of knowledge. Untuk itu, ilmu harus diberikan untuk membetuk amal (perbuatan), bukan sekedar informasi. Jadi, pemberian ilmu di majlis ta’lim tidak cukup sekedar mengajarkan hukum, tapi juga menumbuhkan motivasi / dorongan dari aqidah, untuk menjalankan hukum tersebut, seberat apapun.&lt;br /&gt;Kita sangat berharap dari pengelolaan majlis ta’lim seperti gambaran di atas akan terbentuk ibu-ibu yang berkualitas, yang akan melahirkan dan mendidik anak-anak menjadi generasi yang berkualitas, yakni yang tidak hanya cerdas tetapi peduli terhadap Islam dan kaum muslimin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-4554906097321976561?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/4554906097321976561/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=4554906097321976561' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/4554906097321976561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/4554906097321976561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/12/peran-majlis-talim-dalam-mewujudkan.html' title='Peran Majlis Ta&apos;lim Dalam Mewujudkan Masyarakat Islam'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-7396347233034268126</id><published>2007-12-17T08:50:00.000+07:00</published><updated>2007-12-17T08:51:46.129+07:00</updated><title type='text'>Larangan Menyewakan Tanah</title><content type='html'>Seorang pemilik tanah secara mutlak tidak boleh menyewakan tanahnya untuk pertanian, baik pemiliknya memiliki lahan dan kegunaannya sekaligus, ataupun hanya memiliki kegunaannya saja, artinya baik tanah tersebut statusnya usyriyah (tidak ada kewajiban membayar kharaj) maupun kharajiyah (wajib membayar kharaj karena adanya penaklukan negeri), baik sewanya berupa uang maupun yang lain. Begitu pula, ia tidak diperbolehkan untuk menyewakan tanah untuk pertanian dengan sewa yang berupa makanan ataupun yang lain, yang dihasilkan oleh pertanian tersebut, atau apa saja yang dihasilkan dari sana, sebab semuanya merupakan ijarah. Padahal menyewakan tanah untuk pertanian itu secara mutlak hukumnya haram. Di dalam shahih Bukhari dijelaskan, bahwa Rasulullah saw bersabda :&lt;br /&gt;“Siapa yang mempunyai sebidang tanah, hendaknya dia menanaminya, atau hendaknya diberikan kepada saudaranya. Apabila dia mengabaikannya, maka hendaknya tanahnya diambil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam shahih Muslim disebutkan :&lt;br /&gt;“Rasulullah saw melarang pengambilan sewa atau bagian atas tanah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam sunan An Nasa’I disebutkan :&lt;br /&gt;“Rasulullah saw melarang menyewakan tanah. Kami bertanya,: “Wahai Rasulullah, kalu begitu kami akan menyewakannya dengan bibit.” Beliau menjawab: “Jangan” Bertanya (sahabat): “Kami akan menyewakannya dengan jerami” Beliau menjawab: “Jangan” Bertanya (sahabat): “Kami akan menyewakannya dengan sesuatu yang ada di atas rabi’ (danau) yang mengalir.” Beliau menjawab: “Jangan! Kamu tanami atau kamu berikan tanah itu kepada saudaramu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabi’ adalah sungai kecil atau danau. Artinya, kami akan menyewakannya dengan sewa tanaman yang ada di atas rabi’, maksudnya di samping air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hadits shahih dari Nabi saw: “bahwa beliau melarang pengambilan sewa dan bagian atas suatu tanah, serta menyewakan dengan sepertiga ataupun seperempat” Imam Abu Daud meriwayatkan dari Rafi’ bin Khudaij, bahwa Rasulullah saw bersabda :&lt;br /&gt;“Siapa saja yang mempunyai tanah, hendaknya menanami tanahnya atau hendaknya (diberikan agar) ditanami oleh saudaranya. Dan janganlah menyewakannya dengan sepertiga, seperempat, maupun dengan makanan yang sepadan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhari meriwayatkan dari Nafi’ bahwa Abdullah bin Umar diberitahu Rafi’ bin Khudaij: “Bahwa Nabi saw melarang menyewakan lahan pertanian.” Kemudian Ibnu Umar pergi menemui Rafi’, lalu saya bersamanya, dan kami menanyainya. Dia berkata: “Nabi saw telah melarang sewa lahan pertanian.” Imam Bukhari meriwayatkan dari Salim, bahwa Abdullah bin Umar telah meninggalkan sewa tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits-hadits di atas tegas menunjukkan larangan Rasulullah saw terhadap penyewaan tanah. Larangan tersebut, meski hanya menunjukkan adanya perintah untuk meninggalkannya, namun ternyata di sana ada qarinah (indikasi) yang menjelaskan tentang adanya larangan yang tegas. Mereka bertanya lagi: “Kami akan menyewakannya dengan bibit.” Belia menjawab: “Jangan.” Mereka bertanya: “Kami akan menyewakannya dengan jerami.” Beliau tetap menjawab: “Jangan”. Mereka bertanya lagi: “Kami akan menyewakan dengan rabi’ (danau).” Beliau tetap menjawab: “Jangan!” Kemudian beliau pertegas dengan sabdanya: “Tanamilah atau berikanlah kepada saudaramu.” Di dalam hadits ini jelas, bahwa beliau melarang terus menerus, yang berarti menunjukkan adanya ta’kid (penegasan). Di samping itu, ta’kid di dalam Bahasa Arab ,adakalanya dengan lafadz yaitu mengulang pemakaian lafadz sebelumnya, dan adakalanya dengna makna. Dalam hadits tersebut, lafadz yang menunjukkan larangan itu ternyata diulang-ulang sehingga –dengan pengulangan itu—menimbulkan makna ta’kid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari Kitab Nizhom Al Iqtishodiyyah&lt;br /&gt;Karya Syaikh Taqiyyudin An Nabhani&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-7396347233034268126?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/7396347233034268126/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=7396347233034268126' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/7396347233034268126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/7396347233034268126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/12/larangan-menyewakan-tanah.html' title='Larangan Menyewakan Tanah'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-3400477829816805640</id><published>2007-12-16T12:45:00.000+07:00</published><updated>2007-12-17T08:40:52.388+07:00</updated><title type='text'>Seputar Idul Adha &amp; Berqurban</title><content type='html'>Idul Adha 1428 H segera kita jelang.&lt;br /&gt;Pemerintah Indonesia menetapkan Sholat Idul Adha 1428 dilaksanakan Kamis, 20 Desember 2007.&lt;br /&gt;Di belahan dunia lain, Pemerintah Arab Saudi telah memutuskan dan mengumumkan bahwa Selasa, 18 Desember 2007 adalah hari dilaksanakannya Wukuf di Arafah.&lt;br /&gt;Dengan demikian, hari Rabu 19 Desember 2007 adalah hari Raya Idul Adha 1428 H (tanggal 10 Dzulhijjah 1428 H).&lt;br /&gt;Perbedaan Penetapan Idul Adha, kembali terjadi !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinya, Umat Islam introspeksi diri...&lt;br /&gt;bahwa perbedaan seperti itu tidak boleh terjadi.&lt;br /&gt;Umat Islam harus Bersatu.&lt;br /&gt;Ust. Rachmat, SSi., salah satu Pengurus DPC HTI Bogor Utara, dalam tulisannya berjudul : &lt;a href="http://moeb.edublogs.org/2007/12/16/umat-yang-satu"&gt;Umat yang Satu&lt;/a&gt;, mengingatkan pentingnya umat Islam bersatu. Tidak boleh lagi ada perbedaan pada hal-hal yang bisa disatukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Rasulullah melaksanakan Sholat Idul Adha, klik tulisan berjudul: &lt;a href="http://moeb.edublogs.org/2007/12/16/sholat-idul-adha"&gt;Sholat Idul Adha&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di samping sholat Ied, umat Islam biasanya melaksanakan Shaum Sunnat, berikut paparannya: &lt;a href="http://moed.edublogs.org/2007/12/16/seputar-puasa-sunnah-di-bulan-dzulhijjah"&gt;Seputar Puasa Sunnah di Bulan Dzulhijjah&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Klik juga tulisan lainnya :&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://moeb.edublogs.org/2007/12/16/hewan-qurban"&gt;Hewan Qurban&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://moeb.edublogs.org/2007/12/16/kepanitiaan-penyembelihan-hewan-qurban"&gt;Kepanitiaan Penyembelihan Hewan Qurban&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Membaca!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-3400477829816805640?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/3400477829816805640/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=3400477829816805640' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/3400477829816805640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/3400477829816805640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/12/seputar-idul-adha-berqurban.html' title='Seputar Idul Adha &amp; Berqurban'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7371412645708720313.post-493149070602592103</id><published>2007-11-27T11:40:00.000+07:00</published><updated>2007-11-27T11:43:53.757+07:00</updated><title type='text'>Saatnya Berkurban, Saatnya Berbagi</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Penulis&lt;/strong&gt;: Rachmat Abdul Jalil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mayoritas ulama dari kalangan sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in dan fuqaha menyatakan bahwa hukum qurban adalah sunah muakkadah. Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: ‘Wahai Rasulullah saw, apakah kurban itu?’ Rasulullah saw menjawab: “Kurban adalah sunahnya bapak kalian Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: ‘Apa keutamaan yang akan kami peroleh dengan kurban itu?’  Rasulullah menjawab: “ Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.” Mereka menjawab: ‘kalau bulu-bulunya?’ Rasulullah menjawab: “ Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan Ibn Majah]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Waktu penyembelihan hewan kurban adalah setelah shalat Ied sampai akhir hari tasyriq. Sebagaimana diriwayatkan oleh Al Barra bin Azib ra. bahwa Rasulullah saw bersabda: “ Pada hari raya kurban ini pertama kali yang kita lakukan adalah shalat, kemudian kita pulang, lalu menyembelih hewan kurban. Barang siapa berbuat seperti itu, maka ia sesuai dengan ajaran kami. Dan barang siapa menyembelih kurban sebelum shalat, maka dagingnya menjadi sedekah biasa yang dia berikan kepada keluarganya tanpa ada nilai kurban sama sekali.” [HR. Muslim] &lt;br /&gt;      Hewan kurban sebaiknya disembelih sendiri oleh orang yang berkurban. Sebagaimana Rasulullah saw menyembelih hewan kurbannya sendiri [HR. Muslim]. Namun, karena tidak semua orang yang berkurban bisa menyembelih hewan kurbannya sendiri, bisa saja mengupah tukang sembelih hewan kurban.. Selain itu bisa juga dititipkan ke panitia kurban yang biasa dibentuk oleh DKM setempat [baca: bab Kepanitiaan Kurban].&lt;br /&gt;      Jika orang yang berkurban menggunakan jasa tukang sembelih kurban maka perlu dikeluarkan biaya tambahan khusus untuk upah penyembelihan. Tidak boleh mengupah dengan memberikan sebagian dagingnya atau kulitnya atau kakinya atau kepalanya atau apapun yang merupakan bagian dari tubuh hewan tersebut. Dari Ali ra berkata, “Rasulullah saw memerintahkan kepadaku menyembelih unta dan menyedekahkan dagingnya dan kulitnya. Tapi tidak boleh memberikan kepada penyembelihnya.” Beliau berkata “ Kami memberi upah kepada penyembelih dari uang kami sendiri (di luar hewan kurban) [HR. Bukhari&amp;amp;Muslim].   Dalam riwayat yang lain dari Muslim disebutkan “Tidak boleh dikeluarkan dari daging itu biaya untuk penyembelihannya.”&lt;br /&gt;      Orang yang berkurban tidak boleh menjual kulit kurban atau bagian tubuh kurban lainnya. Rasulullah saw bersabda:” Siapa yang menjual kulit hewan kurban, maka dia tidak memperoleh kurban apapun.” [HR. Al-Hakim]. Memberikan kulit kurban sebagai upah termasuk kategori menjual kulit kurban.&lt;br /&gt;      Memberikan kulit atau bagian lainnya dari hewan kurban kepada penyembelih bila tidak sebagai upah, misalnya pemberian atau dia termasuk mustahiq, maka diperbolehkan. Bahkan bila dia sebagai mustahiq, maka lebih diutamakan sebab dialah yang banyak membantu pelaksanaan kurban.Hewan yang disembelih untuk kurban itu dibagi menjadi tiga bagian yaitu sepertiga untuk dimakan sendiri; sepertiga dihadiahkan; dan sepertiga lagi disedekahkan. 1). Yang dimaksud dengan dimakan sendiri adalah bahwa pihak yang berkurban boleh memakan sendiri daging yang dikurbankannya Hukumnya boleh berdasarkan Firman Allah swt: “….Maka makanlah sebagian daripadanya…”.[QS. Al-Hajj:28); 2). Daging hewan kurban boleh dihadiahkan kepada orang-orang yang ingin kita hadiahkan, misalnya tetangga kanan kiri atau teman, meskipun mereka bukan orang miskin; 3). Daging hewan kurban perlu disedekahkan kepada orang miskin. Sebagaimana Firman Allah swt: “ ….. berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.” [QS. Al-Hajj:28).[R]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7371412645708720313-493149070602592103?l=berpikirkuat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/feeds/493149070602592103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7371412645708720313&amp;postID=493149070602592103' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/493149070602592103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7371412645708720313/posts/default/493149070602592103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://berpikirkuat.blogspot.com/2007/11/saatnya-berkurban-saatnya-berbagi.html' title='Saatnya Berkurban, Saatnya Berbagi'/><author><name>Mubarak</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01658942383239355965</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
